Selasa, 31 Mei 2011

MASAKAN

“BOLU MINI”

Bahan-bahan yang digunakan:
·         Gula Pasir (6 sdm)
·         Tepung Terigu (6 sdm)
·         Telur (2 butir)
·         Santan (250 ml)
·         Mentega (2 sdm)
·         Tbm (1 sdm)

Cara Membuat:
Ø  Tuangkan 6 sdm gula dan 6 sdm tepung terigu kedalam baskom, kemudian aduklah hingga merata.
Ø  Bila gula dan terigu sudah tercampur merata, tambahkan 2 butir telur lalu kocok hingga tercampur merata dan tambahkan tbm 1 sendok teh.
Ø  Setelah telur tercampur merata dengan tbm, gula dan tepung, kemudian tuangkan 250 ml santan kedalam adonan, aduk hingga merata sampai adonan mengembang.
Ø  Setelah itu olesi mentega pada panggangan kue tersebut agar tidak lengket nantinya.
Ø  Tuangkan adonan ke cetakan kue yang mini, dan pangganglah hingga matang dan mengembang.
Ø  Setelah terlihat matang, kue bolu mini dapat disajikan.

MASAKAN

“PISGULGUL”
(PISANG GULA-GULA)

Bahan-bahan yang digunakan:
v  Kulit Lumpia siap pakai
v  Pisang Uli
v  Gula putih
v  Mentega
Cara Membuat:
ü  Siapkan kulit lumpia dan iris satu pisang itu menjadi 4 bagian.
ü  Kemudian taburilah gula secukupnya diatas pisang yang telah diiris tersebut.
ü  Lalu gulung pisang tersebut dengan kulit lumpia.
ü  Setelah itu siapkan mentega diwajan untuk menggoreng pisang tersebut, kemudian gorenglah pisang tersebut bila lumpia sudah cukup kering.
ü  Bila sudah cukup matang atau kulit lumpia sudah sedikit berubah warna menjadi kekuningan angkat pisang tersebut dan tiriskan.
ü  Kemudian ‘PISGUL’ pun siap untuk disajikan.



CINTA

Cinta itu saling mengerti satu sama lain
Mengerti saat susah dan senang
Cinta itu saling memahami satu sama lain
Memahami bagaimana harus bersikap
Cinta itu saling menyayangi satu sama lain
Menyayangi dengan sepenuh hati
Cinta itu hadir dari hati yang tulus
Tulus meski harus bertepuk sebelah tangan
Cinta itu tidak saling menyakiti satu sama lain
Cinta itu suci
Cinta itu bukan balas jasa karena telah berbuat baik untuknya
Cinta itu ikhlas
Cinta itu bisa saling menghargai satu sama lain
Cinta itu bisa terima kekurangan yang ada satu sama lain
Cinta itu bisa merubah seseorang menjadi lebih baik
Cinta itu bukan dilihat dari segi fisiknya
Cinta itu saling berkorban satu sama lain
Cinta itu ikhlas bila kekasih pergi meninggalkanmu
Cinta itu bisa bermanfaat buat orang yang kita cintai
Indahnya bila kita saling mencinta.

CINTA KITA

Awalnya kamu dan aku tak begitu saling mengenal
Mungkin hanya teman biasa
Sampai akhirnya kau nyatakan cinta padaku itu
Entah mengapa aku jawab iya
Tak pernah aku bayangkan menjadi kekasihmu
Hari-hari ku lalui bersamamu
Saat tahun berganti pun kita masih bersama
Perjalanan cinta kita pun terus bergulir
Sekian lama kita bersama menjalin cinta
Suka dan duka menjalin cinta kita rasakan bersama
Tangis, tawa, canda, kesal dan amarah hadir dalam kisah cinta kita
Sulit bagiku untuk melalui hari tanpamu
Senyummu selalu tersirat difikiranku
Rasa sayang ini hanya untukmu
Aku yakin kamu merasa hal yang sama sepertiku wahai kekasihku
Cinta kita akan aku jaga sampai akhir hayatku.

Selasa, 24 Mei 2011

EGOIS

Kamu tidak akan pernah mengerti karena kamu selalu ingin dimengerti
Kamu tidak akan pernah menyayangi karena kamu selalu ingin disayangi
Kamu tidak akan pernah mencintai karena kamu selalu ingin dicintai
Kamu tidak akan pernah memahami karena kamu selalu ingin dipahami

Kamu tidak ingin disakiti tapi kamu menyakiti
Kamu tidak ingin dibenci tapi kamu membenci
Kamu tidak ingin ditinggalkan tapi kamu meninggalkan
Kamu tidak ingin disalahkan tapi kamu selalu menyalahkan

Kamu tidak akan pernah bisa menghargai karena kamu selalu ingin dihargai
Kamu tidak akan pernah bisa menunggu karena kamu selalu ingin ditunggu
Kamu tidak akan pernah perhatian karena kamu selalu ingin diperhatiin
Kamu tidak akan pernah mendengarkan karena kamu selalu ingin didengarkan

Tugas 4 Bahasa Inggris (softskill)

DIRECT AND INDIRECT SPEECH
Kalimat Langsung Dan Kalimat Tak Langsung
Bilamana reported speech menyatakan kata-kata yang sebenarnya, ini disebut direct speech (kalimat langsung). Kalimat-kalimat tersebut tidak dihubungkan oleh “that” melainkan harus ditandai dengan (tanda baca) koma.
Bilamana reported speech memberikan isi pokok kata-kata yang dipakai oleh si pembicara dan bukan kata-kata yang sebenarnya ini disebut indirect speech (kalimat tidak langsung). Dalam indirect speech kalimat-kalimat itu dihubungkan dengan kata “that”.
Bentuk waktu reporting verb tidak diubah, akan tetapi bentuk waktu reported speech harus diubah berdasarkan atas bentuk waktu reporting verb.
Dua cara perubahan bentuk waktu pada reported speech :
Peraturan I
Kalau reporting verb itu past tense, bentuk waktu kata kerja dalam reported speech itu harus diubah ke dalam salah satu dari empat bentuk past tense.
Direct Speech - Indirect Speech
Simple present - menjadi - Simple past
He said ” The woman comes “ He said that the woman came
Dari contoh di atas dapat disimpulkan perubahan untuk bentuk waktu dari reported speech sebagai berikut :
Direct Speech
Simple present
Present continuous
Present perfect
Present perfect continuous
Simple past
Past continuous
Future
Present
Indirect Speech
Simple past
Past continuous
Past perfect
Past perfect continuous
Past perfect
Past perfect continuous
Past
Past
Kekecualian :
Kalau reported speech berhubungan dengan kebenaran umum atau fakta yang sudah menjadi
kebiasaan, present indefinite atau simple present dalam reported speech tidak diubah ke dalam
bentuk lampau yang sesuai, melainkan tetap persis sebagaimana adanmya, contoh :
Direct Speech - Indirect Speech
He said, “The sun rises in the east” - He said that the sun rises in the east
Dalam reported speech, bila present tense diubah ke dalam past tense dengan peraturan I, kata sifat, kata kerja atau kata keterangan umumnya diubah:
Direct Speech
this = ini
these = ini
come = datang
here = di sini, ke sini
hence = dari sini
hither = ke tempat ini
ago = yang lalu
now = sekarang
today = hari ini
tomorrow = besok
yesterday = kemarin
last night = tadi malam
next week = minggu depan
thus = begini
contoh :
He said, “I will come here”.
Indirect Speech
that = itu
those = itu
go = pergi
there = di sana, ke sana
thence = dari sana
thither = ke tempat itu
before = lebih dahulu
then = pada waktu itu
that day = hari itu
next day = hari berikutnya
the previous day = sehari sebelumnya
the previous night = semalam sebelumnya
the following week = minggu berikutnya
so = begitu
He said that he would go there
Akan tetapi kalau this, here, now dan sebagainya menunjukan pada benda, tempat atau waktu ketika berbicara, maka tidak dilakukan perubahan.
Agus said, “This is my pen”. - Agus said that this was his pen
(ketika berbicara pena berada di tangan pembicara)
Peraturan II
1) Bila reported speech kalimat berita
Dengan peraturan ini reporting verb dianggap dalam present atau future tense tertentu dan kapan saja ini terjadi, bentuk waktu dari kata kerja dalam reported speech tidak diubah sama sekali dalam mengubah direct menjadi indirect speech.
Reporting verb - Reported speech
Present tense - Any tense (bentuk waktu apapun)
Direct : She says to her friend, ” I have been writing “.
Indirect : She says to her friend that he has been writing. (tidak berubah)
Direct : She has told you, ” I am reading “.
Indirect : She has told you that he is reading. (tidak berubah)
Direct : She will say, ” You have done wrongly “.
Indirect : She will tell you that you have done wrongly. (tidak berubah)
Direct : She will say,” The boy wasn’t lazy “.
Indirect : She will tell them that the boy wasn’t lazy. (tidak berubah)
2) Bila reported speech merupakan kalimat tanya
a) Reporting verb say atau tell diubah menjadi ask atau inquire. Dengan mengulangi kata tanya dan mengubah tenses jika pertanyaannya dimulai dengan kata tanya diberitakan.
Direct
He said to me, “Where are you going?”
He said to me, “What are you doing?”
Indirect
He asked me where I was going
He inquired of me what I was doing
b) Dengan menggunakan if atau whether sebagai penghubung antara reporting verb dan reported speech dan mengubah tenses, jika pertanyaannya dimulai dengan kata kerja diberitakan :
Direct
He said to me, “Are you going
away today?”
He asked me , “can you come along?”
Indirect
He asked me whether I was
going away that day.
He asked me if I could come along.
3) Kalimat perintah (imperative sentences)
Bila reported speech merupakan kalimat perintah, reporting verb say atau tell harus diubah menjadi kata kerja tertentu yang menandakan :
· command (perintah), misalnya ordered, commanded, dsb yang berarti menyuruh, memerintahkan.
· precept (petunjuk, bimbingan, didikan), misalnya advised yang berarti menasehati.
· request (permohonan), misalnya asked yang berarti meminta, memohon.
· entreaty (permohonan yang sangat mendesak), misalnya begged yang berarti meminta, memohon (dengan sangat).
· prohibition (larangan), misalnya forbade yang berarti melarang.
Dalam perubahannya dari kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung, modus imperatif harus diganti dengan infinitif. Tegasnya, reported verb (kata kerja yang diberitakan atau kata kerja dalam reported speech) harus diubah menjadi infinitive with to.
a) Command :
Direct: He said to his servant, “Go away at once!”
Indirect:He ordered his servant to go away at once
b) Precept :
Direct: She said to her son, “Study hard!”
Indirect: He advised her son to study hard
c) Request :
Direct: He said to his friend, “Please lend me your pen!”
Indirect: He asked his friend to be kind enough to lend him his pencil
d) Entreaty :
Direct: He said to his master, “Pardon me, sir”
Indirect: He begged his master to pardon him.
e) Prohibition :
Direct: She said to her daughter, “Don’t go there”
Indirect: She forbade her daughter to go there
Kalau reporting verb say atau tell diubah menjadi reported verb ask, order, command dsb (tapi jika bukan forbid), predikatnya diubah ke dalam infinitive with to yang didahului oleh not atau no + infinitive with to.
Direct: She said to her daughter, “Don’t go there”
Indirect: She asked herdaughter not to go there.
4) Kalimat seru (exclamatory sentences)
Bilamana reported speech terdiri dari kalimat seru atau kalimat optatif, reporting verb say
atau tell harus diubah menjadi kata kerja tertentu yang semacam itu seperti exclaim, cry out,
pray dsb.
a) Exclamatory sentences
Direct: He said, “Hurrah! My old friend has come”
Indirect: He exclaimed with joy that his old friend had come.
b) Optative sentences (kalimat yang menyatakan harapan, pujian, dsb)
Direct: He said, “God bless you, my dear son “
Indirect: He prayed that God would bless his dear son

sumber :